Bidik Prestasi Maksimal di Porprov | |
|
PASERKAB, 20-12-2008 00:00:00 WITA Bupati Paser HM Ridwan Suwidi mengaku sangat respek dengan kegiatan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) XV. Pasalnya, even tiga tahunan yang diikuti 10 kontingen kecamatan se-Paser itu, meski dihadapkan dengan ruang gerak, waktu dan berbagai aspek lainnya, namun dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan bisa dilaksanakan sesuai harapan. "Yang lebih menyenangkan, semua kontingen dapat hadir dan mengikuti cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan. Partisipasi dan semangat dari kontingen, official, manajer, atlet, wasit, dewan juri serta KONI Paser selaku pelaksana dalam menyukseskan kegiatan ini, patut mendapatkan perhatian dan penghargaan dari Pemkab Paser," kata Bupati melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati HM Hatta Garit saat membuka Porkab XV di Lapangan Sepakbola Garuda Tanah Grogot, Kamis (18/12). Menurut Bupati, kegiatan Porkab merupakan bagian dari program pemerintah untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Sejalan dengan itu, maka ada beberapa dimensi makna yang perlu dicermati, terutama terhadap perkembangan dan kemajuan olahraga di Bumi Daya Taka Paser. Dimensi pertama dengan semangat kekeluargaan, kebersamaan dalam situasi dan kondisi yang kondusif, maka Porkab ke-XV/2008 ini diharapkan dapat ditelurkan atlet lokal yang andal untuk membela panji cabang olahraga yang sudah ada. Kedua, Pekan Olahraga Kabupaten XV/2008 merupakan agenda dan ajang pemanasan sumber daya atlet lokal yang bertanding untuk dipersiapkan menuju even yang lebih tinggi, Porprov Kaltim 2010 di Bontang. "Sedang dimensi terakhir adalah perlunya evaluasi yang komprehensif atau menyeluruh dari seluruh cabang olahraga yang tersedia, sampai dimana perkembangan dan pembinaan cabang-cabang olahraga yang ada, baik dari aspek sarana dan prasarana, organisasi maupun aspek finansial yang merupakan bagian integral yang tidak terpisahkan," harapnya. Sebagai Bupati Paser dan bertindak selaku Ketua Umum KONI Paser, Bupati menegaskan, sedikitpun dia tidak pernah menutup mata terhadap masalah-masalah dunia olahraga di Bumi Daya Taka ini. Masalah krusial yang klasik diantaranya, keterbatasan infrastruktur olahraga, keterbatasan sumber daya seperti ketersediaan dana serta yang tidak kalah pentingnya adalah sumber daya manusianya. Oleh karenanya keterbatasan ini tidak saja disandarkan pada kemampuan keuangan daerah. "Marilah kita semua yang tergabung dalam masyarakat olahraga menggali potensi-potensi sumber daya, yang dapat mengangkat perkembangan dunia olahraga di Kabupaten Paser. Secara bertahap, insya Allah infrastruktur olahraga, pembinaan olahraga di kecamatan dapat terus dikembangkan untuk disejajarkan dengan daerah-daerah lain, khususnya dengan kabupaten dan kota se Kaltim," imbuhnya. Di bagian terakhir, Bupati mengimbau agar even Porkab XV benar-benar bisa dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman, informasi dan tali silaturahim dan persahabatan dengan penuh kekeluargaan yang bermuara pada persatuan dan kesatuan.(KaltimPost,20122008) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
