"Perlu Lebih Selektif Pilih SMS" | |||||||||||
Sebagai media terbesar di Kalimantan Timur, peran surat kabar harian (SKH) Kaltim Post dalam mendukung berbagai program yang dilaksanakan Pemkab Paser selama ini dinilai sangat membantu. Karena itu, Wakil Bupati Paser HM Hatta Gariet berharap kerjasama antara Pemkab Paser dengan Kaltim Post yang dalam beberapa tahun ini terjalin dengan baik bisa dilanjutkan. "Bahkan, kalau perlu lebih ditingkatkan lagi. Bukan hanya dalam bentuk kerjasama pemberitaan yang sekian tahun sudah berjalan, tapi juga dalam bentuk kerjasama lain yang saling menguntungkan keduapihak," ungkap Wabup saat menerima kunjungan silaturrahmi Pj Pemimpin Redaksi (Pemred) Kaltim Post, Bambang Janu Isnoto, Manajer Pemasaran Kaltim Post Grup, H Sugito dan Kepala Pemasaran Kaltim Post wilayah Balikpapan, Penajam dan Paser, HM Idris di kediamannya, Senin (24/11) malam. Tak bisa dimungkiri, kata Wabup, bagi masyarakat Kabupaten Paser, Kaltim Post yang sudah menjangkau hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Paser sudah menjadi salah satu kebutuhan. Tidak saja sebagai sarana informasi, tapi juga menjadi alat kontrol bagi masyarakat terhadap berbagai kebijakan yang dilaksanakan selama ini. "Saya saja kalau pagi tidak pegang Kaltim Post terasa ada yang kurang. Untunglah, pagi-pagi sekali Kaltim Post sudah datang dan sudah bisa dibaca, sehingga meski Kabupaten Paser berada paling selatan di wilayah Kaltim, tapi kita yang ada di sini tidak sampai ketinggalan informasi," kata Hatta Gariet. Di bagian lain Hatta Gariet mengingatkan Kaltim Post agar lebih selektif lagi terhadap setiap suara masyarakat yang disampaikan lewat SMS pada kolom ?Kring Pak Bupati? yang setiap hari diterbitkan Kaltim Post di halaman Kabupaten Paser. "Pasalnya, tak jarang ada protes dari masyarakat terhadap bunyi SMS yang seharusnya tak layak dimuat, tapi tetap saja lolos untuk dimuat. Ini perlu saya sampaikan, sebab saya sempat didatangi warga yang keberatan dengan bunyi SMS pada kolom Kring Bupati itu karena sifatnya lebih menyerang kepada pribadi seseorang," jelas Hatta Gariet. Terhadap kesan dan saran yang disampaikan Wabup Hatta Gariet, Pj. Pemred Kaltim Post, Bambang Janu Isnoto mewakili manajemen Kaltim Post mengaku, apa yang dilakukan Kaltim Post selama ini semata-mata adalah tugas dan kewajiban sebagai sarana atau media informasi. "Bahkan, dalam upaya mendukung berbagai program yang dilaksanakan Pemkab Paser, Kaltim Post siap mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan, baik pemerintah atau masyarakat. Dukungan dimaksud, tentunya sesuai dengan porsi kami yakni dalam hal pemberitaan atau publikasi," kata Bambang. Menyinggung soal sentilah terhadap kolom Kring Bupati, Bambang secara terbuka mengaku salut dan sikap Bupati Paser HM Ridwan Suwidi yang memberi kesempatan sangat terbuka bagi masyarakatnya untuk menyampaikan saran dan kritik melalui SMS yang selanjutnya ditampilkan di media massa. "Jarang ada Bupati yang mau seperti itu membuka kesempatan seluas-luasnya kepada rakyatnya untuk menyampaikan kritik. Apalagi, kritik yang disampaikan melalui fasilitas SMS itu harus ditampilkan di koran. Hal ini sungguh luar biasa," kata Bambang seraya berjanji akan lebih selektif memilih SMS yang layak untuk dimuat.(KaltimPost,26112008) Dikirim oleh : (administrator) | |||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
