"Mudah-mudahan Diikuti Warga Lain" | |||||||||||
Harapan Bupati Paser M Ridwan Suwidi ingin melihat penampilan kota Tanah Grogot yang lebih cantik, direspons sejumlah warga. Buktinya, sejumlah bangunan liar yang digunakan sebagai tempat berjualan, baik di atas trotoar maupun parit, dibongkar sendiri oleh warga setelah mendapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Meskipun hanya beberapa bangunan, khususnya di kawasan Jalan RM Noto Sunardi Tanah Grogot, menurut Asisten II Setkab Paser Herwati, ini merupakan bukti kesadaran masyarakat sudah muncul. Bahkan, warga melakukan pembongkaran sendiri. "Ini patut menjadi contoh warga lain. Karena berdasarkan pendataan Satpol PP, cukup banyak bangunan berdiri tidak pada tempatnya dan termasuk bangunan yang melanggar IMB. Muda-mudahan ini dapat diikuti warga lain," tandas Herwati didampingi Kasi Penertiban Satpol PP Ruslan. Terhadap bangunan yang liar sehingga mengganggu penampilan kota, Herwati mengatakan, sudah dalam proses tindak lanjut, yakni berupa teguran, baik tertulis atau langsung oleh Satpol PP dengan batas waktu yang ditentukan. "Kalau tetap tak mengikuti aturan, Satpol PP akan kembali mengingatkan, jika tetap tidak diindahkan, langkah selanjutnya dibongkar," tandas satu-satunya wanita yang menduduki jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Paser ini. Bagian lain, Herwati berharap seluruh unit kerja terkait selalu berkoordinasi, sehingga penegakan aturan bagi bangunan maupun penempatan lokasi pedagang yang tidak pada tempatnya dapat dilakukan secara cepat. Sebelumnya Bupati Paser Ridwan Suwidi ingin melihat penampilan kota Tanah Grogot yang lebih cantik selama bulan puasa, dan juga setelahnya. Oleh karena itu dia menginstruksikan semua instansi pemerintah yang berkompeten berpartisipasi demi terciptanya suasana tersebut dengan turun ke lapangan.(KaltimPost,181008) Dikirim oleh : (administrator) | |||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
