Home » publikasi »
 
PUBLIKASI
Halaman ini dibaca : 47 Kali
small fontmedium fontlarge font

"Letak dan Desain Jangan Diulang-ulang"

Paser Juarai Fahmil Qur"an MTQ ke 31
Kios Wisata dan Sepeda Air di Tahura Lati
Kios Wisata dan Sepeda Air di Tahura Lati
Pembukaan Sosialisasi dan Pelatihan Paserkab.go.id
DPRD dan Pemkab Paser Bahas Raperda
PASERKAB, 20-09-2008 00:00:00 WITA

Harapan lama warga Tanah Grogot, khususnya Desa Sungai Tuak agar jembatan di Sungai Kandilo yang menjadi pemisah desa mereka dengan Tanah Grogot dibangun, bakal segera terwujud.
Bahkan, pembangunan jembatan Sungai Tuak dengan bentang 380 meter dan lebar 10 meter oleh PT Globa itul, dijadwalkan dimulai September ini juga. Itu akan ditandai pemancangan ting pertama pada Selasa (23/9) oleh Bupati Paser Ridwan Suwidi.
Hal tersebut terungkap saat presentasi desain dan letak Jembatan Sungai Tuak oleh PT Sewuh Indo Konsultan yang dihadiri bupati, Asisten II Sekkab Paser Herwati SE serta jajaran instansi di ruang Rapat Sadurangas Kantor Bupati, Jumat (19/9) kemarin.
Yang menarik, dalam presentasi desain teknis jembatan, sempat dilakukan pembahasan ulang menyangkut titik akhir letak jembatan. Berdasarkan desain ulang konsultan, tepat berada di kawasan simpang tiga Jl Hasanuddin. Itu langsung mengundang reaksi bupati.
"Kalau bisa pertemuan hari ini yang terakhir untuk desain dan letak jembatan. Jangan diulang-ulang lagi. Kalau begini-begini terus, kapan hasilnya. Kita tetap sesuai hasil peninjauan di lapangan," kata Ridwan singkat.
Menurut bupati, jika panjang pembangunan jembatan sesuai aturan teknis jembatan yang diatur, tentu akan berpengaruh pada lokasi lahan warga yang dibebaskan. Karena itulah, kondisi jembatan harus disesuikan dengan lahan yang ada dan sesuai kemampuan dana pembebasan lahan.
"Kalau ditambah lagi, tentu lahan yang akan dibebaskan akan bertambah. Karena itulah, kita tetap pada kesepakatan penijauan yang lalu, jalan menuju jembatan hanya berkisar 15 meter dari bibir Sungai Kandilo," kata bupati.
Sementara menyangkut pembebasan lahan warga, bupati meminta tim pembebasan kembali melakukan pematangan ulang. "Kalau bisa hari ini juga, dan Senin tinggal kita lakukan negosiasi terakhir dengan warga sekitar. Kalau masih ada yang menolak harga sesuai ketetapan pemerintah, kita tetap jalan. Biar aturan yang menyelesaikannya," tegas Ridwan.(KaltimPost,200908)

Dikirim oleh : (administrator)



   BERITA LAINNYA :
28-07-2010 -Tim HBBS Hijaukan Perumahan Korpri Tapis
28-07-2010 -Hentikan Penerimaan Guru Honor Instruksi Kepala Dinas Pendidikan
27-07-2010 -Maksimal Dua Proyek Cara Bupati Membina Kontraktor Lokal
27-07-2010 -Senam Sehat HUT Askes Diserbu Warga
27-07-2010 -Stok Elpiji Dijamin Aman Kebutuhan Bahan Bakar Gas Jelang Ramadan

   CARI ARSIP BERITA :
Tanggal       Bulan       Tahun     


Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini

 

Berita Populer

Berita Lainnya


Tamu Online : 10
       

Serba-Serbi

Download File

Gallery Foto & Peristiwa

Dinas/ Instansi Yang Hadir Pada Musrenbang Kec. Muara Samu
Peserta Musrenbang Kec. Muara Samu
Perwakilan Desa Mengemukakan Usulan
Perwakilan Desa

Copyright © 2009 Tim E-Gov
Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur - Indonesia

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.024501 Detik