Pelaksanaan APBD 2007 Kurang Optimal | |||||||||||
Wakil Bupati (Wabup) Paser HM Hatta Garit MM berjanji sungguh-sungguh mengakomodasi catatan fraksi-fraksi DPRD menyangkut laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2007. "Lewat mimbar dewan yang terhormat ini, saya meminta kepada segenap jajaran pemerintah untuk menyikapi dengan sungguh-sungguh hal ?hal yang telah disampaikan oleh masing-masing fraksi dewan," tegas Hatta setelah penyampaian pendapat akhir fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2007, Kamis (18/9) kemarin. Wabup juga mengaku menyadari bahwa pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pada pelaksanaan APBD 2007 masih kurang optimal dan terdapat kekurangan serta kelemahan. Ini akan menjadi perhatian dan akan diupayakan penyelesaiannya. "Untuk itu, saya kembali berharap kepada seluruh aparat jajaran pemerintah agar benar-benar menyimak dan memperhatikan apa yang telah direkomendasikan masing-masing fraksi. Ke depan saya berharap kita semua dapat bekerja lebih giat lagi guna mengatasi kelemahan saat ini," kata Hatta. Untuk kemajuan dan keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas eksekutif di bidang pemerintahan, pembangunan serta kemasyarakatan, harus juga diakuisebagai hasil kerja semua pihak termasuk DPRD. Oleh karena itu Wabup berharap agar kerjasama yang telah terpelihara dengan baik ini dapat ditingkatkan menghadapi-tugas dan tantangan yang lebih berat di masa akan datang. Terhadap pelaksanaan APBD 2007, Wabup secara singkat menjelaskan, dari sisi pendapatan yang direncanakan sebesar Rp865 miliar lebih, realisasinya sebesar Rp 834 miliar lebih atau Rp 30 miliar lebih di bawah target. Itu diperoleh dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 72 miliar lebih dan trasfer total sebesar Rp 703 miliar lebih serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 58,9 miliar lebih. Sedangkan untuk komponen belanja daerah yang meliputi belanja operasional, belanja modal dan belanja tak terduga, menurut Wabup realisasinya sebesar Rp 840,7 miliar lebih atau 71,25 persen dari total rencana belanja yang direncanakan sebesar Rp 1,180 triliun. Pada sisi pembiyaan, untuk komponen penerimaan pembiayaan yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu, realisasinya adalah Rp 328,6 miliar lebih. Selanjutnya pada sisa pengeluaran pembiayaan dianggarkan dana penyertaan modal pemerintah daerah sebesar Rp 14,2 miliar. Sehingga pada tahun anggaran 2007 terdapat sisa lebih pembiayaan Rp 322,6 miliar lebih.(KaltimPost,200908) Dikirim oleh : (administrator) | |||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
