Bangunan Liar di Samping SPBU Disorot | |||||||||||
HARAPAN Bupati HM Ridwan Suwidi menjadikan Tanah Grogot lebih rapi, sejuk dan indah, sepertinya masih perlu disosialisasikan kepada sebagian warga. Bagaimana tidak, ditengah gencarnya Bupati melakukan pembenahan kota, justru sejumlah warga seenaknya mendirikan bangunan liar. Parahnya, bangunan berupa warung itu dibangun seadanya, sehingga tentu saja sangat mengganggu pemandangan. Yang lebih parah lagi, ada warga yang mendirikan bangunan di atas parit serta dekat lampu persimpangan jalan atau traffic light. Sejumlah warga mengaku heran dengan sikap aparat penertiban di Tanah Grogot yang dinilai begitu lemah, bahkan nyaris tidak ada sikap terhadap kehadiran bangunan liar di sejumlah tempat. "Lemahnya kinerja aparat penertiban, membuat warga begitu bebas mendirikan bangunan. Di mana saja boleh mendirikan bangunan, termasuk di dekat traffic light, padahal sangat jelas jika pangkalan ojek di samping lampu merah itu sangat mengganggu. Namun sampai saat belum ada tindakan aparat penertiban," ungkap seorang warga dengan nada heran. Sejauh ini, dari pantauan Kaltim Post selama setahun terakhir, belum ada langkah-langkah yang diambil tim penertiban terhadap bangunan warga yang didirikan seadanya itu. Padahal, di beberapa tempat, misalnya di sekitar kawasan SPBU Jalan Jenderal Sudirman, pemandangan kurang sedap di pandang mata sangat jelas terlihat oleh siapapun yang kebetulan mampir untuk mengisi bahan bakar minyak di SPBU pusat kota itu. Warga yang peduli kondisi kota sangat berharap aparat penertiban segera mengambil langkah-langkah menertibkan bangunan yang ada, sehingga motto Kota Tanah Grogot sebagai kota Sehat, Rapi, Aman, Sejuk dan Indah (Serasi) bisa terwujud.(KaltimPost,080908) Dikirim oleh : (administrator) | |||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
