Coret-coret Minim, Serahkan Seragam ke Sekolah | |
|
PASERKAB, 17-06-2008 00:00:00 WITA Meskipun Kepala Dinas Pendidikan Paser dan pihak sekolah jauh-jauh hari sudah mewanti-wanti pelajar yang lulus tahun ini tidak melakukan aksi coret baju, sejumlah siswa tetap melakukan aksi ini sebagai ungkapan kegembiraan atas kelulusan mereka. Syukurlah, aksi coret baju yang tak ada manfaatnya itu tak dilakukan semua SLTA dan SMK/MA di Tanah Grogot. Hanya di SMAN I, ini pun hanya oleh sekelompok siswa di luar lingkungan halaman sekolah yang pada pengumuman kemarin memakai seragam. Sementara siswa lainnya lebih memilih mendengarkan imbauan guru saat mendampingi orangtua mereka untuk mengambil lembaran pemberitahuan kelulusan. Mereka bahkan menggunakan baju biasa, sedangkan seragam diserahkan ke pihak sekolah untuk disalurkan ke siswa yang membutuhkan. Namun demikian, aksi coret baju oleh siswa ini tidak berlanjut dengan konvoi sepeda motor. Pasalnya, Satlantas Polres telah mengantisipasi hal ini dengan melakukan penjagaan di sejumlah ruas jalan, termasuk di pintu gerbang sekolah. "Tolong, jika ada yang berani konvoi hari ini, akan langsung ditilang," tandas seorang anggota Satlantas yang langsung menyita alat semprot berupa cat milik sejumlah siswa di SMAN I Tanah Grogot. Aksi sekelompok siswa dengan melakukan coret?coret baju tersebut ternyata tak mendapat dukungan siswa lain. Beragam alasan dikemukakan. Selain lebih memilih menyerahkan baju mereka ke sekolah, juga ada yang takut, jika diketahui melakukan aksi coret baju, apalagi ikut konvoi, akan dikenai sanksi penundaan pemberian ijazah. (KaltimPost,17062008) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
