Kapolres: Jangan Cepat Percaya | |||||||||||
Upaya penipuan dengan modus mencatut nama pejabat melalui telepon atau SMS kembali marak di Paser. Bahkan, bukan hanya nama pejabat di lingkungan Pemkab, oknum penelepon atau pengirim SMS itu sering mengaku-ngaku sebagai Kapolres Paser. "Hampir setiap hari ada saja warga yang melapor menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat Pemkab, bahkan sebagai Kapolres. Kemudian meminta sejumlah uang untuk ditransfer ke rekening tertentu," aku Kapolres Paser AKBP Hery Sasongko SIK didampingi Kasat Rekstrim AKP Feby DP Hutagalung SIK di ruang kerjanya, Selasa (14/7) kemarin. Kendati warga yang menerima telepon belum sempat mentrasfer dana, namun Kapolres mengaku gerah juga dengan ulah oknum yang disebutnya cukup nekat tersebut. "Sejauh ini memang belum ada korban. Namun tetap perlu diwaspadai, sebab bisa saja ada yang tidak paham dan menuruti kemauan si penelepon," tambah Kapolres. Ia mengimbau warga tidak mudah percaya seseorang yang tak jelas identitasnya. Apalagi jika orang yang menelepon itu mengaku sebagai suruhan pejabat, atau menyebut dirinya sebagai pejabat. "Begitupun kalau ada telepon yang menuebut anda sebagai peraih atau pemenang hadiah berupa mobil atau barang lainnya yang ujung-ujungnya meminta sejumlah dana sebagai tebusan pajak, hendaknya tidak cepat percaya," imbuh Kapolres. Sejauh ini, kata Kapolres, pihaknya sudah berusaha maksimal menelusuri kasus penipuan via telepon atau SMS tersebut. Namun, karena berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, menyebabkan pihaknya kesulitan mengungkap para pelaku.(KaltimPost,15072009) Dikirim oleh : (administrator) | |||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
