Stiper Muhammadiyah Wisuda 55 Sarjana | ||||||||||
Bupati Paser melalui Asisten Ekonomi dan Pemerintahan Sekkab Herwati mengatakan, pelaksanaan wisuda dan dies natalis hanya akan bermakna jika segenap civitas akademika mampu memanfaatkan momen ini sebagai sarana untuk mengkaji lebih dalam programnya bagi peningkatan mutu mahasiswanya. Hal ini ditegaskan Herwati saat membacakan sambutan bupati pada wisuda sarjana ke III Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Muhammadiyah Tanah Grogot di Gedung Awamangkuruku, Senin kemarin. Menurut Herwati, kondisi kehidupan berbangsa yang kadang tidak kondusif memerlukan insan-insan pembangunan yang bermutu sebagai pejuang dan pelopor pembaruan. Oleh karena itu Stiper sebagai kampus perjuangan diharapkan mampu menggelorakan semangat pembangunan. "Ini seiring dengan visi dan misi menjadikan Kabupaten Paser yang maju, mandiri, agamais dan sejahtera. Untuk memenuhi tuntutan itu, maka konsekuensinya produk perguruan tinggi harus memunculkan ide-ide brilian, progresif, dan reformatif," tandasnya. Herwati berharap Stiper tetap mempertahankan eksistensinya dalam menanamkan semangat juang yang tinggi dan pantang menyerah kepada para dosen pengajar dan para mahasiswannya. "Sebagai insan akademisi, wisudawan dituntut untuk memiliki kemandirian dan berpandangan jauh ke depan, untuk memacu diri dan menggali potensi yang dimilikinya, serta mampu mengimplementasikannya untuk memajukan pembangunan Paser. Wisudawan juga diharapkan menjadi sarjana siap kerja, dalam arti bahwa ilmu yang dimiliki dapat diabadikan di tengah-tengah masyarakat untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat," jelasnya. Sementara itu Nor Malia Rasidah berhasil meraih indek prestasi (IP) tertinggi 3,68 di jurusan agrobisnis. Sementara jurusan agronomi diraih Lili Dwistiwati dengan IP 3,72.(KaltimPost,02072009) Dikirim oleh : (administrator) | ||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
