Kesempatan Promosi Potensi Daerah | |
|
PASERKAB, 09-06-2009 00:00:00 WITA MOMENTUM Expo Agro and Food 2009 yang dirangkai Gebyar Wisata Nusantara 2009 yang berlangsung di Jakarta Conventio Center (JCC), 4-7 Juni dimanfaatkan dengan baik oleh Pemkab Paser. Melalui Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Pemkab Paser mempromosikan potensi kebudayaan dan wisata, serta aneka produk hasil alam daerah ini. Meskipun promosi Paser di ajang pariwisata dan agro and food yang diikuti kabupaten/kota dari 27 provinsi se-Indonesia itu tak maksimal. Artinya, tak tampil stan khusus, atau ikut bergabung dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, namun apa yang disampaikan, mampu penyedot perhatian pengunjung. Melalui ajang pameran tersebut, Paser menampilkan sejumlah potensi yang dipublikasaikan melalui data dan foto serta produk makanan khas serta hasil alam diantaranya madu Paser yang selaluu menjadi incaran para warga Jakarta dan termasuk jajaran pejabat karena potensi madu dari Paser memiliki kekhasan dan keasliannya yang memang di jamin 100 persen. "Meskipun kita tidak secara utuh tampil dengan stan khusus atau bergabung dengan stan provinsi, namun apa yang kita tampilkan khususnya menyangkut objek wisata, baik alam, budaya mapun usaha kecil produk jajanan Paser, selalu menjadi perhatian pengunjung," jelas Kasi Promosi Dinasbudpora Paser Drs Taufik Rizal selaku koordinator keikut sertaan Paser dalam ajang tersebut. Kegiatan yang diikuti, diakui Taufik cukup banyak dan sangat bermanfaat bagi Paser untuk memperkenalkan potensi wisata dan produk olah khas Paser seperti madu dan petes. "Tujuan kita memanfaatkan momentum ini dengan baik. Salah satunya melalui pameran yang kita ikuti ini, diharapkan Paser lebih dikenal luas, tidak saja sumber daya alam Paser yang memang dilirik para investor dari belahan negara, tetapi juga harapan kita potensi wisata sudah saatnya dilirik," tandasnya. Ditambahkan Taufik, selama ini keikut sertaan Paser khususnya melalui Disparsebudpora, selalu tampil terbatas khusus menyangkut penggunaan stan khusus, dan ia berharap pihak swasta yang ada didaetah ini, dapat ikut berperan dalam setiap kegiatan level nasional. "Selama ini kita tidak pernah tampil secara utuh atau stan khusus, dan kendalanya karena terbatasnya dana kegiatan kita. Tapi daerah lain, keterlibatan swasta yang mereka andalkan, sehingga mereka tampil secara maksimal," tambahnya.(KaltimPost,08062009) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
