SBSI Siap Jadi Pendonor Aktif | |||||||||||
Meski Hari Buruh Sedunia 1 Mei sudah berlalu, bagi pengurus dan anggota Serikat Baruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kabupaten Paser, tidak ada kata terlambat untuk memperingatinya. Caranya pun mengundang simpati masyarakat, yakni melakukan aksi donor darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Paser. Apalagi UTD PMI dihadapkan pada semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan darah, sementara pendonor aktif di UTD PMI relatif tetap. Akibatnya, UTD PMI sering kekurangan persediaan darah, padahal berbagai upaya untuk mengamankan stok darah sudah dilakukan pihak UTD PMI. Oleh karena itu, bakti sosial donor darah sekitar 40 orang pengurus dan anggota SBSI di UTD PMI sangat membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Hal ini seperti diungkapkan Ir Achmadsyah, Ketua Pelaksana Bakti Sosial Donor Darah SBSI Paser kepada Tribun, Sabtu (9/5). "Bhakti sosial dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia. Ini kita lakukan agar keluarga pasien tidak perlu repot-repot lagi mencari keluarga terdekatnya, cuma untuk diambil darahnya kemudian ditranfusikan ke tubuh pasien. Itupun kalau cocok, kalau tidak, terpaksa mencari lagi," kata Achmadsyah. Sebaliknya kalau darah yang disumbangkan ke UTD PMI ada yang cocok, satu permasalahan mereka teratasi. "Memang stok darah di sini sering kurangnya daripada berkecukupan, makanya kita ingin membantu dengan cara seperti ini, bukan cuma sekali, tetapi akan menjadi pendonor aktif," tambah Royadi, Ketua Pengurus Komisariat SBSI di PT Harkes. Sebenarnya, lanjut Achmadsyah, masih banyak anggota dan pengurus SBSI lainnya yang ingin ikut berpartisipasi dalam aksi sosial kali ini, tetapi karena disibukkan dengan pekerjaan masing- masing, sehingga mereka akan mendonorkan darahnya pada kesempatan berikutnya. "Kita juga berencana melakukan aksi sosial lainnya, misalnya membersihkan tempat ibadah," janjinya. Sementara itu, Kepala Seksi Pencarian dan Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) UTD PMI Paser Redarwin Sihombing mengaku sangat berterima kasih kepada SBSI. Dia juga berharap akan ada lagi organisasi kemasyarakatan lain yang melakukan hal yang sama. "Bayangkan kalau seluruh organisasi kemasyarakat melakukan aksi donor darah, apakah untuk memperingati Hari Pahlawan ataupun lainnya, saya rasa kebutuhan darah untuk pasien bisa teratasi. Untuk alat kesehatan masih cukup, tapi kita tetap berharap alkes bantuan Pemkab melalui PMI Paser bisa segera teralisasi," harapnya.(TribunKaltim,10052009) Dikirim oleh : (administrator) | |||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
