Tim HBBS-Pelajar Penghijauan di Padang Jaya | |
|
PASERKAB, 31-03-2009 00:00:00 WITA Program Hijau Bersih Berbunga dan Sehat (HBBS) ternyata tidak hanya berfokus di kota Tanah Grogot, tetapi saat ini mulai merambah ke sejumlah desa. Salah satunya adalah Desa Padang Jaya, Kecamatan Kuaro. Tim HBBS, Sabtu (28/3), melakukan gerakan penghijauan. Bersama pelajar yang dikemas dalam kemah bersama dalam rangka HUT ke-5 Desa Padang Jaya, ratusan pelajar SMKN I dan SMKN 2 Tanah Grogot serta Karang Taruna Padang Jaya terlibat dalam aksi penanaman pohon sepanjang jalan menuju kawasan pemancingan Rindu Alam Padang Jaya tersebut. Penghijauan dengan jenis pohon gaharu dan pohon rambutan serta durian di desa yang pada tahun 2008 tercatat sebagai juara satu lomba desa tingkat provinsi Kaltim ini, dipimpin Ketua HBBS Paser Hj Herwati serta sejumlah pengurus lainnya, di antaranya H Achmat Basuni serta Sumardi. Sebelum aksi penghijauan dimulai, Ketua HBBS Paser Herwati bersama Kades Padang Jaya Suparno melakukan penanaman pohon durian dan rambutan di area SD Padang Jaya menandai aksi penghijauan dengan tujuan menggugah kesadaran masyarakat akan kewajiban dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan dan menciptakan lingkungan yang asri dan aman dari banjir maupun longsor. Menandai aksi tersebut, Herwati mengatakan, upaya penanaman pohon merupakan ibadah, dan hal ini sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW bahwa, "Meskipun kamu mengetahui besok akan kiamat, namun tetap dianjurkan untuk menanam pon." "Dengan kondisi alam saat ini, upaya menanam pohon harus gencar dilakukan untuk menyelamatkan Bumi Daya Taka," katanya. Herwati yang juga Asisten II Sekkab Paser ini mengatakan, menanam 1 pohon akan bermanfaat bagi tiga orang kehidupan manusia. Karena menurutnya, satu manusia dalam sehari membutuhlan 0,5 kilogram oksigen yang disediakan setiap satu pohonnya untuk tiga manusia. "Jika kita menebang pohon, berarti kita membunuh tiga manusia, karena itulah dengan semakin terbatasnya hutan kita, maka sangat perlu dilakukan menanam pohon sebanyak-banyaknya. Dengan menanam pohon dapat dihindari terjadinya erosi, tanah longsor, membantu penyediaan air tanah dan pohon yang lebat dapat menyerap racun yang mencemari bumi ini," jelasnya. Sementara, Kades Padang Jaya Suparno mengatakan, program penghijauan ini akan diagendakan sebagai kegiatan rutin setiap tiga bulan sekali di Desa Padang Jaya yang melibatkan berbagai unsur dan masyarakat Padang Jaya. Sedangkan jumlah pohon yang akan ditanam dengan berbagain jenis, sebanyak 3 ribu pohon.(KaltimPost,30032009) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
