Pembangunan MBI Tunggu MoU | |
|
PASERKAB, 22-03-2009 00:00:00 WITA Pembangunan Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) di Tanah Grogot, tinggal menunggu penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Direktur Jenderal Pendidikan Islam Depag Prof Dr H Mohammad Ali MA dengan Bupati Paser HM Ridwan Suwidi. Untuk menindak lanjuti MoU yang akan digelar dalam waktu dekat ini, Sabtu (21/3) hari ini, bupati bersama Kasubdin Bidang Kesra Bappeda Paser H Ambolala S Sos MAP, kembali akan melakukan pertemuan dengan Dirjen di Jakarta. Menurut Ambo Lala di sela ?sela peninjauan lokasi MBI di atas lahan 20 hektare, Km 8 Desa Sempulang Kecamatan Tanah Grogot atau persis berada di jalan negara lintas Tanah Grogot-Kuaro, madrasah yang akan dikembangkan ini, memiliki ciri khas penggabungkan antara pesantren dengan sekolah modern. "Siswa diwajibkan tinggal di asrama untuk memperoleh kemampuan-kemampuan yang dipersyaratkan. Seperti menguasai komunikasi nasional bahasa Indonesia, komunikasi internasional Islam bahasa Arab dan komunikasi global dengan bahasa Inggris," jelasnya. Siswa madrasah ini tidak dilihat dari latar belakang ekonomi dan latar belakang sosialnya, tapi potensi intelektualnya. "Potensi intelektualnya tinggi, walaupun dia keluarga kurang mampu, tetap mendapat kesempatan untuk menempuh pendidikan di madrasah ini," tandas Ambo yang dalam kunjugan ke lokasi Jumat kemarin bersama Kabag Humas dan Protokol Drs H Abdul Rasul MSI. Lokasi MBI tak jauh dari rencana pembangunan RSU dan hotel serta perkantoran di KM 4. Depag melihat semangat Pemkab membina pendidikan agama sangat tinggi, terbukti dari alokasi anggaran setiap tahun cukup besar yang diarahkan untuk pengembangan madrasah di daerah ini. Juga tingginya animo masyarakat Paser menyekolahkan putra-putrinya di madrasah di Kaltim dan Kalsel.(Kaltimpost,21032009) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
