Berita

Home / Berita

HEBAT! Indonesia Sabet 5 Emas IJSO 2016


Tempatkan Indonesia di Ranking ke-2 setelah Taiwan

 

PROKAL.COLima siswa Indonesia jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) berhasil menyabet medali emas dalam ajang International Junior Science Olympiad (IJSO) 2016 yang berlangsung pada 2-11 Desember 2015 di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali. Kelima siswa tersebut yakni, Nixon Wijaya (skor : 95,35), Epafroditus Kristiadi Susetyo (skor : 95,05), Aditya David Wirawan (skor : 94,33), Winston Cahya (skor : 94,25),  dan Albert Sutiono (skor : 92,53). 
 
Tak hanya itu saja, adapula prestasi lainnya yakni 7 medali perak yang juga berhasil diraih oleh siswa - siswa Indonesia. Ketujuh siswa tersebut antara lain, Joan Nadia (skor : 90,75), Haniif Ahmad Jauhari (skor : 90,60), Raymond Valentino (skor : 90,50), Arkananta Rasendriya (skor : 89,55), Gede Aryana Saputra (skor : 89,00), Timotius Jason (skor : 87,50), dan Tanya Nuhaisy Wulandari (85,73).
 
Ajang ini diikuti oleh 48 negara. IJSO yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 2004 ini merupakan kompetisi tahunan ajang ilmu pengetahuan alam (Sains). Tahun ini IJSO mengangkat trma "Science for Creative Innovation".
 
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur prestasi ini melewati target atau ekspektasi kami yang awalnya hanya menargetkan 3 emas saja. Ternyata kita berhasil dapat 5 emas," ungkap Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad saat ditemui usai acara penutupan IJSO di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Sabtu (10/12). 
 
Hamid mengungkapkan, dengan adanya prestasi anak-anak Indonesia ini ternyata juga telah berhasil menempatkan posisi Indonesia dalam ranking  IJSO berada di urutan ke-2, di mana posisi pertama ditempati oleh Taiwan ( China Taipei). 
 
"Kita sempat mendapat medali emas terbanyak pada tahun 2005 di Jogjakarta. Dulu bedanya peserta tidak sebanyak sekarang. Dulu hanya 30 negara, sekarang 48 negara. 
Semakin banyak peserta, kompetisinya semakin ketat," terang Hamid. 
 
Dijelaskan, ajang IJSO ini sengaja digelar karena suatu upaya atau bentuk kerjasama dunia terhadap perkembangan dan peningkatan pendidikan science. Karenanya, pemerintah  ke depannya menargetkan anak-anak Indonesia dapat mencintai science. 
 
"Kami tentu memahami kalau anak-anak belum tentu semuanya senang science. Tapi kita akan terus berusaha menyosialisasikan pendidikan science, bahkan salah satunya juga lewat seminar yang diikuti guru. Sehingga guru-guru dapat lebih banyak cara untuk dapat mentransfer ilmu science pada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan akhirnya science ini dapat lebih disukai anak-anak," paparnya. 
 
Lebih jauh Hamid menambahkan, para pemenang medali emas IJSO ini akan terus diberikan pendampingan hingga lanjut ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Jika siswa-siswa ini nantinya di SMA berhasil menyabet kembali medali emas di ajang olimpiade internasional, lanjut Hamid, maka pemerintah melalui Kemdikbud akan memberikan beasiswa hingga S3 sesuai  Permendiknas RI Nomor 20 Tahun 2009 tentang Beasiswa Unggulan.
 
"Mengenai reward ini memang sudah wajib kami berikan kepada siswa berprestasi seperti mereka dan sudah jelas diatur dalam Permendiknas," sebut Hamid. (sar/pro)
Sumber : http://news.prokal.co/read/news/1515-hebat-indonesia-sabet-5-emas-ijso-2016.html

1 Like