DBD di Paser Kejadian Luar Biasa | |
|
PASERKAB, 04-02-2010 09:17:00 WITA Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalahan Kesehatan (PMK), Amir Faisal mengaku sangat memaklumi keprihatinan dan keresahan masyarakat terkait maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tanah Grogot. Ditemui koran ini di ruang kerjanya di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, Senin (1/2) kemarin, dia menyebut Pemkab Paser telah menetapkan kasus DBD sebagai kejadian luar biasa (KLB) melalui surat keputusan (SK) Bupati Paser. “Rabu (3/2) digelar rapat koordinasi dengan semua pihak terkait, baik Kepala SKPD, para Camat, Kepala Puskesmas se-Paser terkait langkah-langkah penanggulangan yang akan ditempuh,” ungkap Amir Faisal. Di bagian lain Amir Faisal menolak anggapan yang menyudutkan instansinya menyangkut tidak adanya langkah-langkah atau upaya penanggulangan yang dilakukan pihaknya selama ini. Sejauh ini pihaknya tetap melakukan pengasapan di beberapa tempat, khususnya kawasan yang positif atau endemis DBD. Tidak hanya itu, pihaknya juga melaksanakan Penyelidikan Epidemologi (PE) dan sosialisasi pola hidup sehat masyarakat melalui Puskesmas maupun Pusban di seluruh kecamatan dan desa se Kabupaten Paser. "Penyelidikan epidemologi serta sosialisasi hidup sehat itu kita harap memberi masyarakat pemahaman terhadap penanganan kasus DBD, sehingga jika menemukan kasus positif bisa memberikan tindakan antisipasi sedini mungkin," jelasnya. Amir Faisal menyebutkan, masyarakat harus proaktif mencegah mewabahnya DBD, dengan berperilaku hidup sehat. Di antaranya aktif melaksanakan gerakan 3M, yakni ‘menutup, membuang dan mengubur’ benda-benda yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk nyamuk Aedes Aegypti. “Sebab, sumber virus DBD berasal dari nyamuk yang bersarang di lingkungan tempat tinggal kita masing-masing,” tambahnya Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
